Telepon 087817217871 / 02718205349 >

Email oasegrouppublishing@gmail.com >

Di Ambang Pintu yang Tak Terlihat

Di Ambang Pintu yang Tak Terlihat

Rp. 120.000

Tersedia

Lorong masa kecil Ardan Al Fatih terasa panjang, dingin, dan dipenuhi bayangan amarah sang ayah, Rafiq Almaz, seorang anggota DPR yang menuntut kesempurnaan. Sejak usia tujuh tahun, Ardan mengerti satu hal: ia harus menjadi kuat agar tidak lagi melihat air mata Samira, ibunya. Ia memilih jalur bela diri, menjadikan silat sebagai perisai, menjadikannya seorang petarung yang dingin di luar, namun bergolak di dalam.

Ketika Ardan beranjak remaja, ia meninggalkan Yogyakarta dan memulai hidup baru di Arcanum High School (AHS), sebuah pesantren elit bertaraf internasional. Bersama dua sahabat seperjuangan, Rizal yang lincah dan penuh strategi, serta Farhan yang tenang dan jenius, ia bertekad menggapai mimpi tertinggi: menjadi taruna Akademi Militer dan membawa nama Indonesia di kancah The Grand Silat World Cup di Abu Dhabi.

Di gelanggang dunia, mereka membuktikan bahwa kecerdasan, spiritualitas, dan kerja keras dapat mengalahkan lawan terkuat. Medali emas dan kebanggaan nasional akhirnya terenggut, sebuah penutup manis bagi perjuangan panjang mereka.

Namun, takdir punya rencana lain.

Dalam penerbangan pulang, pesawat yang membawa kontingen Indonesia tiba-tiba mengalami musibah dahsyat di atas Teluk Persia. Di tengah kepanikan, Ardan—sang juara dunia—terhantam keras, terhempas ke batas antara realitas dan kehampaan.

Saat suara monitor jantung berubah menjadi garis panjang, Ardan Al Fatih berdiri di suatu tempat yang hening, di hadapan batas yang samar. Sebuah suara lembut memanggilnya, "Kau kini berdiri... di ambang pintu yang tak terlihat."

Akankah kekuatan yang ia cari di gelanggang cukup untuk membimbingnya kembali ke dunia nyata? Atau, apakah ia harus melepaskan segalanya, untuk menemukan kekuatan sejati yang sudah lama dicari: keberanian untuk kembali hidup setelah jiwa direnggut oleh kegelapan?

Testimonial

  • "Morbi scelerisque, dui non laoreet efficitur, sem leo dignissim ligula, quis finibus massa mauris qu..."
    Andrew Garfield Jum'at, 31 Juli 2015
  • "Oasepustaka merupakan media utk menampung inspirasi penulis yg msh belajar maupun ahli menguntai kat..."
    Roy Befi Jum'at, 01 Januari 2016
  • "Luar Biasa.. Tak terhitung sudah berapa jumlah penulis" yg karyanya diterbitkan oleh oase pustaka....."
    Putri Adisty Kamadita Kamis, 31 Desember 2015
  • "Oase Top Cer maju terus Oase..."
    Rino Abonita Kamis, 29 September 2016
  • "Penerbit Oase Pustaka itu penerbit indie yang selalu menunjukkan kreatifnya juga kualitasnya. Terbuk..."
    Ala Dira Ariza Senin, 04 Januari 2016
  • "oase pustaka sebagai penerbit indie cukup baik dalam layout, edit dan paket harganya apalagi langsun..."
    ahdajaudah Senin, 04 Januari 2016
  • "Pelayanan yang luar biasa... top deh...."
    Deni Candra Kamis, 13 Februari 2014
  • "Menerbitkan buku di Oase Group sangat mudah dan cepat! Karya-karya saya jadi dapat didokumentasikan...."
    Wieranta Sabtu, 02 Januari 2016
  • "Oase Pustaka adalah penerbit indie terbaik yang pernah saya tahu. Dari sekian banyak penerbit indie ..."
    Rio Dwi Cahyono Kamis, 31 Desember 2015
  • "Admin, sy mau tanya.. sy sudah melakukan pembayaran dan konfirmasi beberapa kali sejak tgl 13 tetapi..."
    Naufal Fathoni Minggu, 20 Agustus 2017
  • "menurut saya, Penerbit Oase Pustaka masih tergolong baru, bahkan saya ingat sekali ketika pertama ka..."
    Aldi Rahman Untoro Kamis, 31 Desember 2015
  • "Pagi, mau tanya.. bisa terima lbh dr 120 hal gak pak. Makssi..."
    Selasa, 11 April 2017
  • "Oase Pustaka adalah penerbit yang luar biasa.Oase Pustaka sering membuat event-event lomba yang sang..."
    Achsanul Fiqri Kamis, 31 Desember 2015

Facebook

Twitter