-
Anda belum membeli barang apapun
Buku ini bukan sekadar kumpulan puisi, melainkan cerminan jiwa, harapan, dan doa para generasi muda yang dituangkan melalui karya sastra. Dalam setiap bait yang tersusun, kita dapat merasakan kejujuran hati, semangat belajar, serta upaya para siswa dalam mengasah kepekaan rasa dan kemampuan berpikir kreatif. Ini adalah langkah awal yang sangat baik dalam menumbuhkan budaya literasi di kalangan pelajar. Puisi akrostik adalah salah satu sajak atau susuan kata-kata yang seluruh huruf awal atau akhir tiap barisnya merupakan sebuah kata, nama diri yang digunakan untuk mengingat hal lain (Colin R. 2008:35).
Mengapa harus puisi akrostik? Sebab dengan menggunakan nama diri atau nama orang-orang yang dikasihi seperti nama orang tua, nama saudara dan lain sebagainya. Para penulis dalam buku ini mampu untuk mengungkapkan perasaan atau pikiran mereka yang selama ini mereka pendam melalui tulisan tanpa merasa canggung.
Selain itu, menyusun buku ini membutuhkan kejujuran untuk tidak sekedar menempatkan kalimat-kalimat sesuai dengan huruf awal pada nama diri atau nama orang tua, tetapi lebih dari itu mampu menjadi jembatan penghubung bagi penulis dan orang yang namanya digunakan untuk membuat puisi akrostik dalam menitipkan pesan dari hati.






