Dalam novel yang penuh teka-teki ini, pembaca diajak mengikuti perjalanan seorang individu yang terperangkap di tengah sistem yang tampak memihak. Terinspirasi oleh kejadian-kejadian pahit di sekelilingnya, sang protagonis memulai pencarian untuk mengungkap di mana sebenarnya letak keadilan yang selama ini dijanjikan oleh tatanan hukum.
Melalui serangkaian peristiwa yang mendebarkan mulai dari pengadilan yang penuh intrik, tekanan kekuasaan, hingga pengkhianatan yang datang dari teman dekat cerita ini menggugah pertanyaan mendalam tentang moralitas, integritas, dan keberanian dalam menghadapi ketidakadilan. Di setiap langkahnya, sang tokoh harus menyeimbangkan idealisme dengan kenyataan pahit sistem yang telah terdistorsi oleh ambisi dan kekuasaan.
"Di Mana Letak Keadilan itu?" bukan hanya sebuah kisah tentang pencarian kebenaran, tetapi juga refleksi atas kondisi sosial dan etika yang menggugah, menantang pembaca untuk mempertanyakan: sejauh mana keadilan dapat ditegakkan di dunia yang penuh kontradiksi dan ketidakseimbangan?