-
Anda belum membeli barang apapun
Buku ini bukan sekadar kumpulan teks pidato, melainkan manifestasi dari semangat Fastabiqul Khairat kaum muda. Penamaan "Dai Songo" secara sosiologis mengingatkan kita pada strategi dakwah Wali Songo yang kultural dan membumi, namun dalam bingkai gerakan Muhammadiyah, ini adalah simbol pembaruan (tajdid) yang digerakkan oleh tenaga muda yang progresif. Buku ini adalah implementasi nyata dari perintah Tabligh tersebut. Materi yang disajikan di dalamnya, Insya Allah, telah melalui proses seleksi dalil yang mu'tabar (terpercaya) dan dikemas dengan retorika yang relevan dengan problematika umat masa kini. Bayangkan, setiap kali materi dalam buku ini dibacakan di masjid, musholla, atau majelis ilmu di Jember dan sekitarnya, kemudian pendengarnya mengamalkan isinya, maka pahala itu akan mengalir deras kepada para penulisnya tanpa mengurangi pahala mereka yang mengamalkan sedikitpun. Secara substansi, materi-materi yang disajikan dalam buku ini telah dikemas dengan bahasa yang relevan dengan kondisi masyarakat kontemporer, namun tetap berpijak pada kemurnian Al-Quran dan As-Sunnah sesuai manhaj Muhammadiyah. Ini selaras dengan prinsip Bilhikmah wal Mau'izhatil Hasanah.






