0 items
-
Anda belum membeli barang apapun
Ini kali ketiga aku menapaki semilir angin di sini. Masih dengan aroma yang sama. View yang sama. Hanya beberapa pikuk lampion dari jauh yang berbeda. Beberapa ketek, transportasi air mirip perahu bermesin aki, hilir-mudik menghantar beberapa pengunjung kesana. Ke tempat pertama kuhirupi aroma perjumpaan dengannya. Aroma yang saban waktu menggorogoti kalbu. Aroma...sudah, sudah.
***