-
Anda belum membeli barang apapun
Pendidikan adalah fondasi utama peradaban, sebuah proses integral yang membentuk karakter seutuhnya sejak tarikan napas pertama. Namun, seiring dentuman roda zaman yang melaju kencang, tantangan pengasuhan telah mengalami pergeseran paradigma yang ekstrem. Kehadiran teknologi digital, internet, dan perangkat pintar bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan ekosistem hidup yang mendefinisikan interaksi sosial dan cara anak-anak kita belajar. Kami menyambut baik kehadiran buku "Membesarkan Generasi Y Di Era Digital" ini sebagai respons akademis yang sangat relevan dan tepat waktu terhadap dinamika pengasuhan di abad ke-21 yang sarat kompleksitas.
Fokus utama kajian ini—Generasi Y, atau Millennials— menempati posisi yang sangat vital. Mereka adalah jembatan yang unik, mengalami masa kecil yang sebagian besar masih analog, namun tumbuh dewasa di tengah revolusi digital yang mendisrupsi segalanya. Posisi ganda ini menciptakan dilema kompleks: bagaimana menerapkan nilai-nilai luhur yang mereka terima dari Generasi X, sementara anak-anak mereka (Gen Z dan Alpha) adalah penduduk asli dunia maya yang menuntut kepuasan instan dan literasi digital tinggi. Buku ini dengan cermat mengurai bahwa tugas orang tua kini bukan hanya memberikan perintah, tetapi harus bertransformasi menjadi fasilitator, mentor, dan bahkan rekan diskusi digital yang setara dan relevan. Drs. Taufiqul Mu’in, M. Ag. dan Drs. Juz’an, M.Hum. menawarkan kerangka kerja yang solid bagi orang tua modern. Kunci keberhasilan dalam pola asuh ini terletak pada penanaman literasi digital yang mendalam— kemampuan untuk memahami jejak digital, keamanan siber, dan yang terpenting, menyaring hoaks dari informasi kredibel. Pendekatan ini menegaskan bahwa kita tidak bisa lagi hanya melarang, melainkan harus mendidik dengan penjelasan logis dan konsisten. Selain itu, bagian mengenai “Teladan Digital” mengingatkan kita bahwa aturan gawai harus berlaku adil untuk semua anggota keluarga, menjadikan orang tua sebagai panutan nyata dalam menyeimbangkan produktivitas dan batasan penggunaan teknologi yang etis.
Membesarkan Generasi Y di tengah gempuran teknologi adalah misi menantang yang harus dihadapi dengan kesadaran penuh. Buku ini berfungsi sebagai kompas, menavigasi pembaca agar dapat melihat teknologi bukan sebagai musuh yang harus dijauhi, melainkan sebagai mitra strategis dalam membentuk masa depan anak yang adaptif dan bertanggung jawab. Kami berharap kajian ini dapat menginspirasi para orang tua Generasi Y untuk memperkuat koneksi emosional, menanamkan pemikiran kritis, dan memastikan anak-anak mereka tumbuh menjadi warga negara digital yang cakap. Selamat membaca, dan selamat beradaptasi dalam perjalanan pengasuhan yang paling berharga ini.






