Telepon 087817217871 / 02718205349 >

Email oasegrouppublishing@gmail.com >

PEREMPUAN DAN SETAN Melacak Misoginisme dalam tafsir Quran bin Al-Quran karya Al-Shinqiti

PEREMPUAN DAN SETAN Melacak Misoginisme dalam tafsir Quran bin Al-Quran karya Al-Shinqiti

Rp. 65.000

Tersedia

Tidak berlebihan jika kedatangan risalah yang dibawa Nabi Muhammad S{allalla>h ‘alaih wa sallam dikatakan sebagai pelopor kesetaraan dan emansipasi perempuan di tengah tradisi misogini yang mengakar ala Jahiliyyah. Islam datang mengeliminasi berbagai adat Jahiliyyah saat itu; seperti mengubur hidup-hidup bayi perempuan -lantaran dianggap tidak membawa kontribusi saat perangmengawini perempuan sebanyak yang diinginkan serta menceraikan sesuka hati, atau tradisi tidak memberi warisan kepada anak perempuan. Bahkan diriwayatkan bahwa ada kepala suku Arab yang memiliki sembilan puluh istri. 

Ketika Islam datang, semua hal tersebut diharamkan dan dikecam selamanya. Sebagaimana masyhur, masyarakat Arab Jahiliyyah pra-Islam telah mempraktikkan berbagai pola perkawinan yang merugikan pihak perempuan. Ada  yang dikenal dengan nikah daysan, di mana anak sulung laki diperbolehkan menikahi janda mendiang ayahnya hanya dengan melempar sehelai kain kepada wanita tersebut, maka saat itu juga dia mewarisi ibu tirinya sebagai istri. Kadang ada pola seorang bapak saling menyerahkan putrinya untuk ditukar-nikah kan tanpa mahar. Praktik ini disebut dengan nikah syighar

Terdapat pula adat di masyarakat Jahiliyyah praktik saling bertukar istri hanya dengan kesepakatan kedua suami yang dikenal dengan nikah badal. Ada juga yang dinamai dengan nikah istibd}a’, di mana seorang suami boleh memaksa istri tidur dengan laki-laki lain sampai hamil dan setelah itu istri dikembalikan ke suami asal, semata-mata untuk mendapatkan bibit unggul dari orang lain yang dipandang mempunyai keistimewaan nasab tertentu. Ada juga pernikahan bersama, di mana seorang perempuan disetubuhi banyak laki-laki, kemudian jika perempuan tersebut hamil (kemudian melahirkan) maka ia mengumpulkan semua laki-laki yang pernah menyetubuhinya kemudian menunjuk salah satu di antara mereka untuk menjadi ayah dari anak tersebut tanpa bisa menolaknyaSemua model perkawinan tersebut dihapus-haramkan ketika Islam datang.

Semangat emansipasi Islam kemudian banyak menerima tantangan dari berbagai tradisi dan literatur Islam itu sendiri. Dalam banyak literatur klasik dijumpai penafsiran-penafsiran yang dianggap misoginistik untuk zaman sekarang. Misalnya permasalahan keterlibatan perempuan dalam urusan publik, pembatasan perempuan hanya dalam urusan domestik (sebut saja: kasur,sumur, dan dapur), penciptaannya dari tulang rusuk Adam, atau yang lain sebagainya. Ada pula anggapan yang hampir diterima banyak kalangan bahwa perempuan lebih berbahaya daripada setan atau dalam ibarat lain tipu daya perempuan lebih mematikan daripada godaan setan.

Testimonial

  • "Pelayanan yang luar biasa... top deh...."
    Deni Candra Kamis, 13 Februari 2014
  • "Oase Top Cer maju terus Oase..."
    Rino Abonita Kamis, 29 September 2016
  • "Admin, sy mau tanya.. sy sudah melakukan pembayaran dan konfirmasi beberapa kali sejak tgl 13 tetapi..."
    Naufal Fathoni Minggu, 20 Agustus 2017
  • "Morbi scelerisque, dui non laoreet efficitur, sem leo dignissim ligula, quis finibus massa mauris qu..."
    Andrew Garfield Jum'at, 31 Juli 2015
  • "Luar Biasa.. Tak terhitung sudah berapa jumlah penulis" yg karyanya diterbitkan oleh oase pustaka....."
    Putri Adisty Kamadita Kamis, 31 Desember 2015
  • "Oase Pustaka adalah penerbit yang luar biasa.Oase Pustaka sering membuat event-event lomba yang sang..."
    Achsanul Fiqri Kamis, 31 Desember 2015
  • "Pagi, mau tanya.. bisa terima lbh dr 120 hal gak pak. Makssi..."
    Selasa, 11 April 2017
  • "Penerbit Oase Pustaka itu penerbit indie yang selalu menunjukkan kreatifnya juga kualitasnya. Terbuk..."
    Ala Dira Ariza Senin, 04 Januari 2016
  • "Oasepustaka merupakan media utk menampung inspirasi penulis yg msh belajar maupun ahli menguntai kat..."
    Roy Befi Jum'at, 01 Januari 2016
  • "menurut saya, Penerbit Oase Pustaka masih tergolong baru, bahkan saya ingat sekali ketika pertama ka..."
    Aldi Rahman Untoro Kamis, 31 Desember 2015
  • "Menerbitkan buku di Oase Group sangat mudah dan cepat! Karya-karya saya jadi dapat didokumentasikan...."
    Wieranta Sabtu, 02 Januari 2016
  • "Oase Pustaka adalah penerbit indie terbaik yang pernah saya tahu. Dari sekian banyak penerbit indie ..."
    Rio Dwi Cahyono Kamis, 31 Desember 2015
  • "oase pustaka sebagai penerbit indie cukup baik dalam layout, edit dan paket harganya apalagi langsun..."
    ahdajaudah Senin, 04 Januari 2016

Facebook

Twitter