-
Anda belum membeli barang apapun
Sastra Aceh adalah sebuah keajaiban yang menolak bungkam. Selama berabad-abad, di tanah Serambi Mekkah, puisi bukan
sekadar deretan rima yang menghiasi kertas. Ia adalah napas dari sebuah peradaban yang tangguh. Puisi Aceh adalah "senjata rahasia" yang merekam sejarah saat pena penguasa enggan menulisnya. Ia adalah kompas moral yang membimbing masyarakat melalui Hadih Maja, dan ia adalah genderang perang yang membakar semangat jihad melalui Hikayat Prang Sabi.
Buku “Sastra Daerah Aceh: Bentuk dan Ragam Puisi Aceh” ini hadir bukan hanya sebagai kajian tekstual yang kaku, melainkan sebagai sebuah perjalanan spiritual dan intelektual. Di dalamnya, kita akan membedah bagaimana masyarakat Aceh menggunakan “ilmu kata” untuk menyentil tanpa melukai, mengobati tanpa menyentuh, dan berdiplomasi di atas pelaminan melalui rima yang cerdas.
Melalui bab-bab dalam buku ini, pembaca diajak untuk:
• Menelusuri DNA Perlawanan: Memahami bagaimana
sastra menjadi amunisi paling ditakuti oleh kolonial Belanda.
• Membongkar Kode Etik: Menyingkap kearifan lokal dalam Ibarat dan Tamsil yang menggunakan alam sebagai guru kehidupan.
• Merasakan Getaran Transendental: Menyelami Nazam dan Syair yang mengubah doktrin hukum yang berat menjadi tembang yang memikat sanubari.






