"Sudahkah Kita Memanusiakan Manusia?" mengajak pembaca untuk merenungkan kembali makna kemanusiaan di tengah arus modernisasi yang semakin pesat. Dalam buku ini, penulis menyajikan serangkaian kisah nyata, pengamatan tajam, dan analisis mendalam mengenai bagaimana teknologi dan kesibukan urban telah mengubah cara kita berinteraksi dan merasakan empati satu sama lain.
Melalui narasi yang penuh refleksi, buku ini menelusuri kontradiksi antara kemajuan teknologi dengan hilangnya kehangatan hubungan antar manusia. Dari cerita individu yang terisolasi meski berada di tengah keramaian, hingga pengamatan tentang bagaimana gadget dan media sosial seringkali mengikis interaksi tatap muka, penulis mengungkap betapa jauh kita telah menyimpang dari nilai-nilai kemanusiaan yang mendasar.
"Sudahkah Kita Memanusiakan Manusia?" adalah seruan untuk kembali menghargai keintiman, solidaritas, dan empati. Dengan menghadirkan pertanyaan kritis dan berbagai perspektif kehidupan modern, buku ini menantang setiap pembaca untuk mempertanyakan: apakah kita masih benar-benar memanusiakan sesama, atau justru membiarkan kemajuan mengikis esensi dari keberadaan kita sebagai manusia?